• Search
  • Lost Password?

Lebaran: Perlukah Bermaafan Dengan Mantan?

Ih, ngapain? Lukanya terlalu dalam!

Lebaran: Perlukah Bermaafan Dengan Mantan?

Lebaran: Perlukah Bermaafan Dengan Mantan?

Nggak mau, mikirin anaknya aja enggak!

Iya dong, kami masih baik-baik aja demi anak

Apapun jawaban Anda, silakan. Di sini saya hanya mencoba memberikan pertimbangan pemikiran terutama bagi Anda si Single Mom Newbie yang masih bingung bagaimana menghadapi lebaran dengan status baru yaitu Ibu Tunggal.

Bagi umat Islam (dan saya yakin, agama apapun mengajarkan hal yang sama) sudah sangat jelas, bahwa memaafkan adalah sifat yang terpuji. Bahkan, tercantum dalam surat Ali Imran 133-134:

وَسَارِعُوا إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ ﴿١٣٣﴾ الَّذِينَ يُنفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ ۗ وَاللَّـهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ ﴿١٣٤

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.”

Sebelum saya kasih tausiyah padahal itu bukan keahlian saya sama sekali, saya coba kasih beberapa insight yang barangkali bisa dijadikan bahan pemikiran Anda selama beberapa jam ke depan:

Sudah memaafkan diri sendiri?

Dalam pernikahan, segala hal dilakukan bersama. Perpisahan, walau Anda merasa sebagai pihak yang disakiti, tapi menurut saya pasti kita memiliki andil juga. Nggak usah playing victim, merasa selalu jadi pihak yang disakiti, dizalimi, dijahatin, dan seterusnya.

Kalaupun memang itu yang benar terjadi, sudahlah. Sudah terjadi, kan? Masa mau terus berkubang dalam perasaan itu? Sampai kapan? Move on, getting over karena ada kehidupan yang harus kita jalani. Maafkan diri sendiri dulu, maka kita bisa memaafkan orang lain.

Chat duluan atau nunggu mantan chat?

Siapapun yang memulai nggak jadi masalah. Yang penting dalam diri sendiri memang ikhlas merelakan. Mantan nggak kunjung chat minta maaf di lebaran? Yah, chat aja duluan seperti layaknya kita chat ke orang lain. Tanpa tendensi apapun, coba cari ucapan senetral dan selempeng mungkin. “Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin”. Umum banget, kan? Anggap aja kita lagi blast kalimat tersebut ke seluruh kontak kita.

Bagaimana kalau mantan yang chat duluan dengan kalimat panjang lebar mendayu-dayu atau malah bisa memancing emosi? Balas secukupnya. Nggak usah bertele-tele melayani emosi. Jangan rusak hari Anda hanya karena satu chat semata. Kalau anak Jaksel, “Nggak worth it!”.

Kalau chat-nya malah bikin baper? Nah, ini mah saya kembalikan lagi ke Anda. Mau melayani kebaperan tersebut atau enggak? Yakin nggak, hati Anda cukup lapang untuk menjalani kebaperan tersebut? Kalau saya sih, ngikut Ariana Grande aja, “thank you, next!“.

Eh, kalau mantan malah sampai datang berkunjung di lebaran gimana?

Ya nggak gimana-gimana, dong. Terima saja seperti layaknya kita menerima tamu di hari raya. Sederhanakan pikiran, jangan mikir kejauhan. Apalagi kalau anak-anak tinggal bersama kita. Ya masa anak nggak boleh ketemu bapaknya? Solusi lain kalau Anda malas didatangi oleh mantan adalah, bertemu di luar rumah. Ke mal, restoran, atau lokasi netral lainnya. Setelah (basa basi) bermaafan, biarkan anak menikmati quality time bersama bapaknya dan Anda bisa menikmati me time.

Anyway, memang harus ada ego yang diturunkan. Apalagi jika komunikasi anak-anak masih melalui Anda. Jangan sampai gara-gara sakit hati semata, kita memutus komunikasi ayah dan anak.  Ingat, yang berpisah adalah istri dan suami. Bukan ibu dan ayah apalagi ayah dan anak.

Bagaimana, jadi kira-kira bermaafan dengan mantan nggak di lebaran kali ini? Silakan dipikirkan, Anda masih punya waktu beberapa jam ke depan!

Selamat Idul Fitri, Moms!

Written by
nenglita
View all articles
Leave a reply

Invalid OAuth access token.
Written by nenglita

Instagram

Invalid OAuth access token.

SMI Podcast