• Search
  • Lost Password?
5 Tips untuk Single Moms Indonesia

5 Tips untuk Single Moms Indonesia

Dengan semakin bertumbuhnya grup Single Moms Indonesia, saya mulai melihat satu pola pertanyaan yang nyaris serupa diposting oleh anggota-anggota baru. Misalnya:

“Bagaimana caranya bisa kuat?”

“Gimana ngelanjutin hidup sebagai orang tua tunggal?”

“Bagaimana caranya tetap semangat?”

“Gimana caranya move on?”

Semua pertanyaan-pertanyaan di atas adalah wajar. Saya juga dulu nanyain hal yang sama kok apalagi di awal masa-masa pertama kali jadi single mom.

Bedanya dulu saya nggak punya siapa-siapa yang bisa saya tanyain, nggak ada teman untuk dicurhatin.

So, waktu menyaksikan gimana member-member SMI ini saling bantu dan ngejawab pertanyaan-pertanyaan itu dengan sabar, dengan penuh perhatian, hati saya meleleh. Ikatan batin dengan member-member SMI jadi makin kenceng rasanya.

5 Tips untuk Single Moms Indonesia

5 Tips untuk Single Moms Indonesia:

    • Tidak ada resep dan jurus praktis menjadi happy lagi secara instan as a single mom! Kenapa? Karena menjadi ibu tunggal itu sifatnya kompleks dan tergantung orangnya. Ada yang merasa dengan semakin mendekatkan diri kepada Tuhan atau ada juga yang mencoba melalui meditasi adalah pendekatan yang sangat menolong. Artinya proses ini tuh sangat individual, not one size fits all.
    • Silakan berduka. Kalau mau nangis sampai teriak-teriak ya silakan. Jangan dilawan. Semua itu adalah bagian dari berduka dan berduka itu penting untuk proses penyembuhan. Percaya deh kalau kita memilih untuk pura-pura kuat, justru proses healing kita akan jadi makin lama. Berduka itu sehat! Kita menangisi kematian. Yes, perceraian itu setara dengan kematian karena hubungan yang tadinya kita pikir akan bertahan selamanya kemudian mati. Untuk single moms yang hamil di luar nikah dan ditinggalkan pacar, kamu juga berhak untuk berduka! Semua perasaan sedih, marah, sakit hati yang kamu rasakan itu normal dan wajar. Jangan diblok, justru rasakan semuanya, akui semua bentuk emosi yang kamu rasakan dan proses healing kamu akan bisa berjalan dengan lebih baik.
    • Be gentle with yourself. Jangan menyalahkan dirimu sendiri! Perceraian itu memang sudah harus terjadi atau kalau pacarmu kabur meninggalkan dirimu dalam keadaan hamil…well, my dear dia bukan yang terbaik.
    • Berhenti menganalisa terlalu banyak! Over analyzing bisa menjadi jebakan berbahaya untuk single mom karena hanya akan membuat kita semakin merasa terpuruk. Stop berpikir “Sendainya aku begini…seandainya aku begitu…” Semuanya sudah terjadi, seperti kata pepatah, nasi sudah menjadi bubur. Sekarang kita ganti fokusnya untuk membangun diri kita sendiri. Jangan siksa jiwamu dengan sejuta “Seandainya…”
    • One day at a time…kita bisa gila rasanya kalau terus-terusan khawatir untuk masa depan kita dan anak-anak. Saya yakin dan percaya bahwa Tuhan akan menyediakan apa yang kita butuhkan, kita harus meyakini ini dan bersedia untuk bekerja. So, tarik napas dalam…dan take it one day at a time. Tetap berpikiran positif dan suatu hari nanti, kamu bisa melihat kebelakang dan tersenyum.

Itu 5 tips kecil saya untuk para single moms s yang baru menjalani status baru sebagai ibu tunggal. Kamu nggak sendiri kok. Reach out…lean in…we love you.

Tulisan ini pertama kali dipublikasikan di website Founder SMI Maureen Hitipeuw.

Written by
Maureen

Maureen Hitipeuw adalah ibu tunggal dengan satu putra yang berusia 13 tahun. Maureen membentuk dan mengelola Single Moms Indonesia sejak tahun 2014. Ia ingin komunitas Single Moms Indonesia bisa menguatkan dan menginspirasi lebih banyak ibu tunggal untuk kembali berdaya dan berbahagia bersama anak-anak mereka.

View all articles
Leave a reply

Invalid OAuth access token.
Written by Maureen

Instagram

Invalid OAuth access token.

SMI Podcast